Title: | Keamanan Makanan Ditinjau Dari Aspek Penggunaan Pengawet Berbahaya, Pewarna Sintetik dan Praktik |
Author: | Ananda Isna Fitriya; Deni Alamsah; Junir Zendrato; Yuliana Dewi |
Abstract: | Hasil uji laboratorium yang telah dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 9.262 sampel yang diuji dari 3.749 pedagang makanan dan minuman di 1.057 titik pengawasan menunjukkan bahwa 102 sampel, atau 1,1% dari total sampel, mengandung bahan tambahan pangan berbahaya seperti borkas (0,28%), formalin (0,53%), rhodamin B (0,30%), dan methanyl yellow (0,01%). Formalin merupakan zat berbahaya bagi tubuh manusia. Dampak dari pemaparan ini formalin terakumulasi pada lapisan lendir saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Rhodamin B adalah pewarna sintetis dari kelompok pewarna xanthenes yang digunakan dalam industri tekstil dan kertas. Zat warna rhodamin B dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan karena efek berbahaya yang ditimbulkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada tidaknya kandungan formalin dan rhodamin B yang beredar di kantin sekolah Kabupaten Bekasi. Desain penelitian ini yaitu ekperimental. Untuk mengetahui persentase kandungan formalin dan rhodamin B, pengolahan data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif dan univariat. Sampel dalam penelitian dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan test kit formalin dan rhodamin B terhadap kandungan formalin dan rhodamin B menujukkan bahwa diperoleh sebanyak 7 sampel makanan yang mengandung zat formalin dan diperoleh sebanyak 5 sampel makanan yang mengandung zat rhodamin B. |
URI: |
https://repository.medikasuherman.ac.id/xmlui/handle/123456789/6168 |
Date: | 2024-09-10 |
Files | Size | Format | View |
---|---|---|---|
There are no files associated with this item. |